Pembibitan Tembakau

Para petani Desa Kaponan banyak yang memilih menanam bibit sendiri untuk menghemat biaya, namun juga ada yang gagal, banyak sekali kendala mulai dari virus, faktor cuaca dan musim, dan hama. banyak bibit tembakau yang londot, tetapi para petani tak kehabisan akal, para petani yang berhasil dalam pembibitan kemudian menjual bibit tersebut kepada petani lain untuk ditanam bersama.

Pembibitan dapat dilakukan secara bedengan ataupun polybag, namun mayoritas warga Desa Kaponan lebih memilih cara bedengan yang lebik praktis dan efektif. persiapan sebelum penyebaran bibit tanah haruslah di gemburkan terlebih dahulu, tidak lupa tempat penyebaran benih harus di beri penutup yang bisa berupa plastik agar tidak terkena sinar matahari langsung, ataupun terkena hujan yang bisa menyebabkan benih mati atau londot.

Kira-kira setelah benih mulai tampak hidup barulah di beri pemupukan secukupnya. perlu ditebar jerami diatas benih untuk mencegah benih berpindah tempat saat disiram ataupun ketika terkena hujan.

Setelah usia benih menginjak antara 30 hari sampai 40 hari bibit siap dipindahkan.

Bibit tembakau yang baru berumur 2 minggu



Bibit tembaku yang sudah siap dipindahkan
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

1 komentar: